Lance Stroll Resmi Bergabung dengan Force India

Lance Stroll. (Mark Thompson/Getty Images/AFP)

Silverstone: Lance Stroll resmi bergabung dengan tim Sahara Force India untuk mengarungi F1GP 2019. Dengan begitu artinya, dia akan menjadi rekan Sergio Perez sudah bergabung lebih dulu dengan tim asal India tersebut.

“Saya senang bahwa akhirnya bisa mengonfirmasi kedatangan Lance untuk balapan bersama Sergio pada tahun depan,” ujar Otmar Szafnauer selaku kepala tim Force India, Sabtu 1 Desember.

Sebelum diboyong Force India, Stroll sempat menghabiskan dua musim bersama tim Williams. Dalam kesempatan itu, Stroll hanya pernah sekali naik podium dan merebut pole position.

Klik: Lance Stroll Resmi Bergabung dengan Force India

Menariknya, Stroll yang berasal dari Kanada baru berusia 20 tahun. Kelebihan inilah yang membuat Force India makin kepincut menggunakan jasanya. 

“Kami melihat potensi besar dari Lance. Kami percaya lingkungan di sini bisa membuat dia makin berkembang,” kata Zafnauer.

Klik: Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah F1 GP 2020

Stroll berada di urutan 18 pada F1GP 2018 karena hanya mengumpulkan 6 poin. Meski begitu, dia akan menjalani debutnya bersama Force India lewat tes pramusim di Abu Dhabi pada awal pekan ini.

“Ini adalah awal dari perjalanan yang luar biasa di karir Formula 1 saya. Saya sudah tidak sabar lagi untuk bekerjasama dengan tim  yang sukses dan punya budaya bagus. Ini adalah suatu tantangan dan saya sangat menantikan kesempatan ini,” kata Stroll. (Formula1.com)

(KAU)

F1 Rilis Jadwal Musim 2019

Jakarta: Balapan jet darat Formula 1 telah merilis jadwal balapan untuk musim 2019 mendatang. Total ada 21 lomba yang dijadwalkan di benua Eropa, Asia, Australia, hingga Amerika.

Selain jadwal balapan, F1 juga merilis jadwal tes pramusim. Spanyol, tepatnya di Katalunya, akan menjamu para pembalap di Sirkuit Barcelona.

Tes perdana akan digelar pada 18 hingga 21 Februari. Sedangkan tes kedua akan diadakan pada 26 Februari hingga 1 Maret.

Sementara balapan perdana akan dihelat di Australia, 17 Maret mendatang. Uni Emirat Arab akan menjadi destinasi terakhir para pembalap karena di sana akan digelar balapan pamungkas pada 1 Desember.

Balapan musim ini juga menandakan balapan ke-1000 sepanjang gelaran F1. Sirkuit Internasional Shanghai mendapat kehormatan sebagai saksi bisu balapan ke-1000 Formula 1.

Berikut jadwal lengkap F1 musim 2019: 

(ACF)

Hamilton Alami Kecelakaan saat Menjajal Superbike

Jerez: Juara dunia Formula 1, Lewis Hamilton, dikabarkan mengalami kecelakaan saat menunggangi motor superbike. Kecelakaan yang dialami pembalap Mercedes tersebut terjadi di Sirkuit Jerez, Minggu 2 Desember.

Hamilton mengendarai motor hitam Yamaha YZF-R1 pada tes tak resmi yang dilakukan Pata Yamaha World Superbike. Menggunakan motor bernomor 44, pembalap asal Inggris itu terjatuh di tikungan kelima Sirkuit Jerez.

Meski begitu, kecelakaan tersebut masih dikatakan ringan. Dan, Hamilton sendiri mengaku tak terluka sama sekali. Ia hanya merasakan sakit beberapa saat setelah terjatuh.

Hamilton sebelumnya mengaku penggemar MotoGP. Dia juga menjadi duta untuk MV Augusta tahun lalu, dan sempat dibuatkan motor edisi khusus untuk dirinya, F4 LH 44.

Mengendarai motor superbike di Jerez bukan yang pertama dilakukan Hamilton pada tahun ini. Ia juga sempat menunggangi motor superbike pada awal tahun bersama rider MotoGP, Cal Cruthclow dalam acara dengan Monster di California.

Aqua Zumba, Cara Unik Melakukan Zumba

(FIR)

Daftar Pembalap Formula 1 2019

Paris: Manuver serta persiapan dilakukan tim-tim Formula 1 untuk menyambut musim 2019. Tim-tim tersebut juga telah memastikan para pembalap utama mereka yang akan berlaga.

F1 2019 tahun depan akan menghadirkan tiga pendatang baru atau rookie. Ketiga rookie tersebut adalah Lando Norris (McLaren), Alexander Albon (Red Bull Toro Rosso), dan George Russell (Williams).

Aksi lainnya dinanti dari dua pembalap papan atas yang berganti tim. Kedua pembalap tersebut adalah Kimi Raikkonen dan Daniel Ricciardo.

Baca: Jadwal Wakil Indonesia pada Semifinal Korea Masters 2018

Raikkonen yang menyabet juara ketiga musim 2018 bersama Ferrari harus terganti oleh pembalap muda, Charles Leclerc. Ia memutuskan kembali ke tim lamanya, Sauber, yang pernah dibelanya pada 2001.

Sementara itu, Ricciardo bergabung bersama Renault, setelah kontraknya dengan Red Bull Racing berakhir. Diperkirakan, pembalap asal Australia itu tak lanjut dengan Red Bull karena masalah reliabilitas mesin yang kerap membuatnya frustrasi.

Pada saat Red Bull dan Ferrari merekrut satu pembalap baru, juara bertahan Mercedes tetap dengan kedua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Hamilton menyandang status juara bertahan, sedangkan Bottas meraih urutan kelima musim 2018.

Tim Force India berganti nama menjadi Racing Point F1 untuk musim 2019. Itu menyusul pengambil alihan tim oleh konsorsium yang dipimpin ayah dari Lance Stroll, Lawrence Stroll. 

Daftar Tim dan Pembalap Formula 1 2019

Mercedes AMG F1

1. Lewis Hamilton (44)
2. Valtteri Bottas (77)

Ferrari

1. Sebastian Vettel (5)
2. Charles Leclerc (16)

Red Bull Racing

1. Max Verstappen (33)
2. Pierre Gasly (10)

Renault

1. Daniel Ricciardo (3)
2. Nico Hulkenberg (27)

Haas

1. Kevin Magnussen (20)
2. Romain Grosjean (8)

McLaren

1. Carlos Sainz (55)
2. Lando Norris (4)

Racing Point

1. Sergio Perez (11)
2. Lance Stroll (18)

Sauber

1. Kimi Raikkonen (7)
2. Antonio Giovinazzi (99)

Red Bull Toro Rosso

1. Daniil Kyvat (26)
2. Alexander Albon (TBA)

Williams

1. Robert Kubica (88)
2. George Russell (63)

(ASM)

Vettel Tercepat di Tes Pramusim F1

Abu Dhabi: Pembalap Ferrari Sebastian Vettel memuncaki catatan waktu tes pramusim Formula 1 2019 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, pada Selasa 27 November waktu setempat. Sementara itu, pembalap asal Indonesia, Sean Gelael berada di urutan 12.

Sebanyak sepuluh tim turun untuk melakukan tes pada ban baru pabrikan Pirelli yang akan digunakan untuk F1 2019. Namun, beberapa racikan dengan ban tahun ini juga dibawa untuk dilakukan perbandingan.

Pada pagi hari di awal-awal tes, Vettel sempat mengalami kecelakaan. Mobilnya kehilangan kendali dan sempat terpelintir menabrak dinding pada tikungan pertama trek Yas Marina.

Crash tersebut memang tidak terlalu parah. Namun, pembalap asal Jerman itu harus mengalami kerusakan pada sayap belakang dan bendera merah tetap dikibarkan pihak panitia.

Vettel kembali bangkit pada sore harinya setelah kembali ke trek. Runner-up F1 2018 itu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 36,812 detik setelah melewati 67 lap.

Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas, mengikuti Vettel di posisi kedua. Menjadi satu-satunya driver The Silver Arrows pada sesi tersebut, Bottas menorehkan jarak 0,419 detik dengan Vettel.

Lance Stroll dan Kimi Raikkonen menjalani debut dengan tim barunya. Stroll, eks pembalap Williams Martini, menjajal mobil Force India dan meraih urutan ketiga. Setelah 56 lap, ia mampu menempel Vettel dengan jarak 1,087 detik.

Hasil kurang memuaskan menandai kembalinya Raikkonen ke tim Sauber. Setelah 17 tahun ‘berpisah’, debutnya harus berakhir lebih cepat. Ia berhenti di tengah trek setelah melewati 102 lap dan mobilnya di derek ke pit. Alhasil, Raikkonen berakhir di urutan sebelum terakhir dengan jarak waktu 3,066 detik dari Vettel.

Pembalap Indonesia, Sean Gelael, yang baru bergabung dengan tim Red Bull Toro Rosso langsung menjajal trek Yas Marina. Menggunakan ban tipe Hypersoft dan melewati 150 lap, Gelael berakhir di urutan terakhir dengan jarak waktu 3,623 detik dari Vettel.

Hasil Tes Pramusim F1 2019 Abu Dhabi:

(ASM)

Lewis Hamilton Rebut Pole Position GP Abu Dhabi

Selebrasi Lewis Hamilton setelah merebut pole position GP Abu Dhabi. (Andrej ISAKOVIC / AFP)

Abu Dhabi: Lewis Hamilton tetap agresif menyambut seri terakhir F1GP 2018 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Meski menyegel gelar juara musim ini, dia tetap menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu 24 November.

Hamilton yang berasal dari Inggris sukses memimpin sesi kualifikasi dengan catatan waktu 1 menit 34.794 detik. Torehan itu merupakan rekor baru di lintasan dan merupakan pole position ke-11 dalam 21 balapan Hamilton di sepanjang tahun ini.

Klik: Lewis Hamilton Tercepat di FP3 GP Abu Dhabi

Sebastian Vettel yang melambat pada putaran akhir membuat Valtteri Bottas berada di urutan kedua. Situasi ini tentu menguntungkan tim Mercedes yang menaungi Hamilton dan Bottas untuk memperkokoh status sebagai pabrikan terbaik.

Tim Red Bull sudah berjuang keras untuk bersaing dengan Mercedes dan Ferrari. Tapi, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen yang menjadi dua pembalapnya tetap saja berada di urutan kelima dan keenam. Verstappen dikabarkan tidak senang dengan hasil ini.

Klik: Niki Lauda tak Sabar Kembali Bantu Mercedes

Pembalap tim Haas, Romain Grosjean, masih menjadi pemimpin para pembalap papan tengah dengan menduduki posisi ketujuh. Pencapaiannya diikuti ketat oleh Charles Leclerc dan Esteban Ocon.  Grosjean itu sendiri berselisih lebih dari sedetik dengan Hamilton.

Pierre Gasly dari tim Toro Rosso mengalami kendala ketika menyelesaikan putaran akhir sesi kualifikasi. Saat itu, mobilnya mogok karena mesinnya bermasalah. Dengan begitu, Gasly harus terima memulai start dari posisi 17.

Berikut hasil lengkap F1GP Abu Dhabi:

 

(KAU)

Penyebab Verstappen Nyaris Adu Jotos dengan Ocon di GP Brasil

Amsterdam: Max Verstappen nyaris adu jotos dengan Esteban Ocon di GP Brasil akhir pekan lalu. Verstappen mengaku, sebetulnya dia tidak ada niat melakukan tindakan itu.

Ya, balapan F1GP Brasil 2018 harus diwarnai insiden tidak sedap. Itu berawal dari senggolan antara Verstappen, yang saat itu tengah memimpin balapan, dengan pembalap Force India, Esteban Ocon.

Sumpah serapah berkali-kali diucapkan Verstappen sesaat setelah insiden yang membuatnya gagal menang tersebut. Lewat radio tim, pembalap berusia 21 tahun itu menyebut Ocon ‘idiot’ dan ingin berkelahi dengannya ketika berjumpa.

Baca: Dovizioso: Lorenzo Rekan yang Aneh

Siapa yang menyangka, ucapan Verstappen tersebut bukan sekadar gertakan emosi sesaat. Ia benar-benar menghampiri Ocon dan mendorongnya berkali-kali di tempat berkumpulnya para driver.
 

Namun, Verstappen mengaku dirinya sebenarnya hanya ingin berbicara dengan Ocon sebagai sesama pria. Akan tetapi, reaksi Ocon yang tidak merasa bersalah memicu amarah Verstappen.

“Sebenanrnya hanya ingin bicara biasa saja setelah balapan. Saya hanya ingin mencari dia dan bertanya ‘ada apa? kenapa bisa sampai begitu?” kata Verstappen pada sebuah acara stasiun televisi di Belanda.

Tapi kemudian dia langsung menjawab ‘Saya lebih cepat dari Anda’ dan mengatakannya sambil tersenyum (meledek),” lanjut dia.

FIA selaku induk F1 menyatakan Verstappen bersalah dengan sengaja melakukan kontak fisik untuk menyerang Ocon. Hukuman bagi Verstappen adalah pelayanan publik selama dua hari yang harus dilakukan dalam kurun waktu enam bulan sejak terjadinya insiden.

(ASM)

Ricciardo: Saya Dibikin Babak Belur Musim Ini

Melbourne: Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo, merasa dirinya seperti dihajar dengan pukulan ‘uppercut’ pada Formula 1 2018 ini. Hal itu terkait banyaknya masalah dari timnya, Red Bull, yang membuat frustrasi.

Ricciardo diterpa berbagai masalah teknis dari mobilnya menjelang akhir kerja samanya dengan Red Bull, sebelum pindah ke Renault tahun depan. Masalah seperti kegagalan mesin dan gonta-ganti komponen mesin kerap merugikan hasil balapannya.

Pada F1 GP Brasil pekan lalu, Ricciardo harus dikenai penalti dengan memulai balapan dari urutan ke-11. Pasalnya, pada balapan sebelumnya di Meksiko, pengisi turbo dari mobilnya mengalami kerusakan setelah ia gagal finis.

Pembalap asal Australia itu merasa lelah dengan performa Red Bull. Meski mempunyai mobil yang sudah diakui kecepatannya, justru bobrok dalam masalah reliabilitas.

Baca: Stephen Curry Absen pada Lima Laga Warriors

“Saya melihat tayangan ulang (insiden di Meksiko), dan itu hanya menambah sakit luka yang saya alami. Mereka juga menunjukkan statistik kegagalan saya finis musim ini lebih banyak dibandingkan yang dialami Lewis Hamilton dalam empat atau lima tahun terakhir, jadi mereka benar-benar memukul uppercut saya,” kata Ricciardo dikutip Motorsport.

“Saya merasa setiap kali kami start di posisi belakang, mobil kami sangat cepat. Mungkin hanya menjadi harapan palsu yang menyakitkan,” lanjut dia.

Kendati demikian, rekan satu tim Max Verstappen itu mampu mencatatkan dua kemenangan balapan di Tiongkok dan Monaco tahun ini. Namun, ia memang sampai delapan kali gagal finis balapan.

(FIR)

Daniel Ricciardo Yakin Peruntungannya Segera Berubah

Daniel Ricciardo di paddock tim Red Bull. (Mark Thompson/Getty Images/AFP)

Sao Paulo: Daniel Ricciardo mengatakan peruntungannya bakal lebih baik pada ajang F1GP musim depan. Ia yakin itu terjadi karena bakal bergabung dengan Renault yang merupakan tim barunya.

Ricciardo bisa dibilang menjalani musim yang buruk bersama Red Bull pada tahun ini. Terhitung dari 20 seri yang telah dimainkan, Ricciardo telah gagal finis sebanyak delapan kali. 

Klik: Singkirkan Ginting, Jojo Berpeluang Tantang Kento Momota

Kemenangan terakhir Ricciardo didapat lewat GP Monaco pada akhir Mei lalu. Setelah itu, dia belum pernah menang lagi maupun naik podium.  

“Nasib buruk ini bakal teratasi setelah musim 2018. Saya benar-benar bersemangat untuk sebuah perubahan dan tantangan baru,” kata Ricciardo.

Klik: Usai Balaskan Dendam, Della/Rizki Terus ke Perempat Final

F1GP 2018 masih menyisakan satu seri, yakni GP Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina Circuit, Abu Dhabi pada Minggu 25 November mendatang. Menanggapi itu, Ricciardo mengaku akan tetap berusaha tampil dengan baik.

“Tapi, sekalipun nanti bisa balapan dengan baik, saya tidak akan mengubah keputusan untuk pindah. Keinginan untuk pindah ini sudah ada sebelum muncul nasib buruk,” kata Ricciardo.

“Sebagian diri saya masih tertarik untuk meraih hasil bagus pada balapan terakhir nanti. Tapi, saya juga tak sabar menyelesaikan musim ini untuk mendapat penyegaran bersama tim baru,” tambah pembalap asal Australia itu. 

Ricciardo sempat mengutuk mobil tim Red Bull dan mengatakan tidak tertarik melanjutkan sisa musim setelah gagal finis di Meksiko beberapa waktu lalu. Namun, akhirnya dia turun juga di GP Brasil dan bisa finis di posisi empat. (crash)

(KAU)

Hamilton Juara, Mercedes Jadi Konstruktor Terbaik Lima Kali Beruntun

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, merayakan kemenangannya di GP Brasil (AFP/Nelson Almeida)

Sao Paulo: Kemenangan yang diraih Lewis Hamilton di GP Brasil mengantar timnya, Mercedes, meraih gelar konstruktor terbaik untuk kali kelima secara beruntun. Kemenangan yang diraih Hamilton juga menjadi yang ke-72 dalam kariernya dan ke-10 pada musim ini.

Pembalap asal Inggris itu sebelumnya memastikan gelar juara F1 musim ini di GP Meksiko. Titel tersebut menjadi yang kelima bagi pembalap 33 tahun tersebut.

Meski sempat kesulitan di awal lomba, Hamilton akhirnya mampu memastikan diri menjadi yang tercepat di sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace. Kepastian itu didapat usai Max Verstappen yang sebelumnya berada di posisi terdepan mengalami tabrakan dengan Esteban Ocon pada lap 44. 

Baca juga: Kalahkan Verstappen, Hamilton Juara GP Brasil

Akibat insiden tersebut, Verstappen hanya mampu finish di posisi kedua. Selain itu, Verstappen juga terlibat cekcok dengan Ocon seusasi lomba dan harus dilerai steward yang bertugas.

Berkat kemenangan Hamilton, Mercedes kini memuncaki klasemen konstruktor dengan mengantongi 620 poin. Perolehan angka Mercedes disusul oleh Ferrari yang ada di posisi kedua dengan nilai 553.

Gelar konstruktor terbaik yang diraih Mercedes semakin mendekatkan mereka pada rekor Ferrari yang menjadi konstruktor terbaik enam kali beruntun. Gelar tersebut dicapai di era Michael Schumacher pada 1999 hingga 2004.

Video: Marcus/Kevin Juara Fuzhou China Open 2018

(ACF)

Valtteri Bottas Rajai FP2 GP Brasil

Jakarta: Valtteri Bottas berhasil merajai free practice kedua (FP2) Grand Prix Formula 1 Brasil, Sabtu 10 November dini hari WIB. Pembalap Mercedes itu merebut posisi terdepan di Sirkuit Interlagos, Brasil.

Bottas menjadi pembalap tercepat di sesi tersebut dengan waktu 1 menit 8,846 detik. Pembalap asal Finladia itu mampu mengungguli rekan setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton.

Hamilton yang telah memastikan juara dunia finis di urutan kedua pada sesi ini. Catatan waktu Hamilton tertinggal tipis dari Bottas yakni hanya 0,003 detik.

Sedangkan rival abadi Mercedes, Ferrari, hanya mampu mengisi urutan ketiga di FP2 ini lewat pembalap mereka Sebastian Vettel. Pembalap asal Jerman itu terpaut waktu dari Bottas yakni 0,073 detik.

Dua pembalap Red Bull Daniel Ricciardo dan Max Verstappen mengamankan posisi empat dan lima di FP2 ini. Sementara rekan Vettel, Kimi Raikkonen harus puas menyudahi FP2 dengan menempati posisi enam.

Berikut hasil lengkap FP2 GP Brasil:

 

(REN)

Leclerc Tidak Tertekan dengan Ekspektasi Tinggi di Ferrari

Bologna: Charles Leclerc menegaskan dirinya tidak merasa tertekan bergabung bersama tim sekelas Ferrari untuk Formula 1 2019.

Leclerc merupakan salah satu rookie yang bersinar pada F1 2018 tahun ini. Bersama tim Alfa Romeo Sauber, catatan terbaiknya adalah finis di urutan keenam pada balapan keempatnya dan mencetak 27 poin.

Pembalap berusia 21 tahun itu memang lulusan akademi pengembangan Ferrari pada 2016. Setelah dipromosikan ke kelas F1 musim ini, Leclerc langsung ditarik Ferrari untuk musim depan, menggantikan Kimi Raikkonen.

Baca: Akibat Cekcok di Medsos, Ducati Bakal Panggil Dovizioso dan Lorenzo

“Saya memang mau ke sini (F1) secepatnya. Saya tidak terbebani dengan tekanan. In tidak akan jadi masalah musim depan,” kata Leclerc.

“Ekspektasi kepada saya memang sudah ada sejak musim ini dan musim depan kurang lebih sama saja,” lanjut dia.

Leclerc dipromosikan ke F1 setelah menjadi juara pada Formula 2 2017 bersama tim Prema Racing. Pada musim pertamanya di kasta tertinggi balap jet darat tersebut, ia mampu delapan kali finis di urutan 10 besar.

Sementara itu, Raikonnen sendiri akan menggantikan tempat Leclerc di Sauber musim depan. Pembalap asal Finlandia itu mengakhiri 11 tahun kariernya bersama tim utama Ferrari.

(ACF)